Implementasi Manajemen Pendidikan Jasmani Dalam Menigkatkan Kualitas Pembelajaran Di Smp N 17 Medan

Isi Artikel Utama

Muhammad Reza Destya
Amir Supriadi
Susan kladia sianturi
Gerhad Hutapea
Junius daniel turnip
Riski presto panjaitan
Frengki sihombing
Anugrah zupit
Samuel tampubolon

Abstrak

Untuk menganalisis penerapan manajemen kelas pendidikan jasmani menuju peningkatan kualitas pendidikan di siklus pertama pendidikan menengah SMPN 17 MEDAN, adalah tujuan utama dari penelitian ini; serta bagaimana fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian, telah diterapkan di lapangan. Penelitian ini dirancang menggunakan studi kasus kualitatif metodologis. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru pendidikan jasmani, dan beberapa perwakilan siswa di salah satu SMP N 17 MEDAN. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa manajemen pendidikan jasmani telah diterapkan dengan baik dan penuh meskipun ada beberapa kendala di SMP ini, tetapi masih memiliki beberapa masalah. Dalam fungsi perencanaan, Sekolah menyusun program tahunan dan program semester, tutup, membuat program, dan menyusun kurikulum, program pemeliharaan sarana dan prasarana, masih bersikap reaktif. Organizing menunjukkan pembagian tugas yang bersifat jelas, terutama kepada guru penjasorkes, tetapi tantangannya adalah jumlah guru dan fasilitas yang masih terbatas. Dalam aspek pelaksanaan, guru telah melakukan berbagai inovasi pembelajaran, namun masih ada beberapa hal yang menjadi hambatan, yaitu cuaca dan alat yang ada. Dalam fungsi pengawasan, sudah dilakukan oleh kepala sekolah, namun belum ada evaluasi secara sistematik, terutama untuk program ekstrakurikuler olahraga. Berdasarkan semua pembahasan yang ada, untuk bisa mendefenisikan temuan, menjelaskan, mendeskripsikan, dan mendefenisikan secara menyeluruh, sistem dan manajemen yang tanpa henti adalah kunci dari pengelolaan yang bersifat sistem, dan manajemen yang tanpa henti. Itu menunjukkan dan mempengaruhi dari dampak kepada pembelajaran, itu untuk pendidikan jasmani yang lebih baik

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Destya, M. R., Supriadi, A., sianturi, S. kladia, Hutapea, G., turnip, J. daniel, panjaitan, R. presto, … tampubolon, S. (2025). Implementasi Manajemen Pendidikan Jasmani Dalam Menigkatkan Kualitas Pembelajaran Di Smp N 17 Medan. Jurnal Olahraga Kebugaran Dan Rehabilitasi (JOKER), 5(2), 101–107. https://doi.org/10.35706/joker.v5i2.13395
Bagian
Artikel

Referensi

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Giriwijoyo, S., & Sidik, D. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Hasibuan, M. S. P. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia. PT Bumi Aksara.

Hasibuan, M. S. P. (2007). Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.

Husdarta, H. J. S. (2011). Manajemen Pendidikan Jasmani. Bandung: Alfabeta.

Mahendra, A. (2015). Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Makmun, A. S. (2007). Psikologi Kependidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Mutohir, T. C., & Maksum, A. (2007). Sport Development Index. Jakarta: Kemenpora & Universitas Negeri Surabaya Press.

Nasution, S. (2018). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurhasan & Cholik, M. (2007). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas.

Pemerintah Indonesia. (2022). Kurikulum Merdeka: Pedoman Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Jakarta: Kemdikbudristek.

Rusli Lutan. (2001). Pendidikan Kebugaran Jasmani. Jakarta: Ditjen Olahraga Depdiknas.

Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2016). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Saputra, Y. M., & Juniawan, M. R. (2021). Manajemen pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(2), 123–134.

Setiyawan, A., & Kurniawan, T. (2020). Implementasi manajemen pembelajaran pendidikan jasmani di SMP. Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 10(1), 45–56.

Sudirman, D. (2011). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Alfabeta.

Suryadi, A. (2015). Manajemen Pendidikan. Alfabeta.

Syarifuddin & Muhadi. (1992). Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: Depdikbud.

Tangkudung, J. (2016). Ilmu Manajemen Olahraga. Jakarta: Cerdas Jaya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Wibowo, A. (2020). Tantangan pelaksanaan pendidikan jasmani dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Olahraga Indonesia, 6(1), 11–22.

Williams, A., & Reilly, T. (2000). Children and Youth in Sport: A Biopsychosocial Perspective. New York: Human Kinetics.

Yudiana, Y., & Suherman, A. (2020). Tantangan guru Penjas dalam pengelolaan pembelajaran abad 21. Jurnal Penjas, 7(2), 55–64.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama