Manajemen Pendidikan Jasmani dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran di SMKN 4 Medan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan jasmani di SMKN 4 Medan yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif, terstruktur, dan sesuai standar kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan kompetensi dasar kurikulum, namun masih diperlukan peningkatan pada ketersediaan sarana. Pengorganisasian pembelajaran berjalan baik melalui pembagian tugas guru serta pemanfaatan fasilitas yang ada. Pelaksanaan pendidikan jasmani berlangsung efektif meskipun dipengaruhi keterbatasan lapangan dan peralatan tertentu. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan autentik melalui penilaian keterampilan, sikap, dan pengetahuan. Kesimpulannya, manajemen pendidikan jasmani di SMKN 4 Medan berada dalam kategori baik namun perlu penguatan pada pengelolaan sarana dan penyediaan media pembelajaran untuk mencapai kualitas optimal
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Ato, M. S., & Widodo, S. (2019). Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Jakarta: Kencana.
Danim, S. (2010). Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Silabus Pendidikan Jasmani Sekolah Menengah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Djamarah, S. B. (2011). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Hardman, K., & Green, K. (2011). Contemporary Issues in Physical Education. London: Meyer & Meyer Sport.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2012). Models of Teaching. Boston: Pearson Education.
Kemendikbud. (2021). Kurikulum Merdeka: Capaian Pembelajaran PJOK Jenjang SMA/SMK. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendiknas. (2010). Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Metzler, M. (2000). Instructional Models for Physical Education. Boston: Allyn and Bacon.
Rusman. (2014). Model-model Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Suherman, A. (2009). Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Bandung: FPOK UPI.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwandi, S. (2015). Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Anggraeni, D., & Firmansyah, A. (2018). Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 14(2), 130–138.
Hidayat, R. (2019). Implementasi Manajemen Pembelajaran PJOK Berbasis Kurikulum 2013. Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 7(1), 55–67.
Hermawan, H. (2020). Analisis Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani di SMK. Jurnal Prestasi Olahraga, 10(1), 42–54.
Kuswoyo, D. (2021). Kendala Guru PJOK dalam Menyusun RPP Berbasis Merdeka Belajar. Jurnal Kependidikan Olahraga, 8(4), 212–220.
Pratama, R. (2020). Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Menggunakan Pendekatan Autentik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(2), 87–96.