Sosialisasi Gerak Aktif untuk Optimalisasi Motorik Kasar Anak Usia Dini
Isi Artikel Utama
Abstrak
Perkembangan motorik kasar merupakan aspek penting tumbuh kembang anak usia dini yang sering belum mendapat stimulasi optimal karena minimnya pemahaman orang tua. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan pentingnya gerak aktif sejak dini untuk melatih motorik kasar anak di PAUDQu Darul Falah, Karawang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan yang melibatkan anak didik, pendidik, serta 20 orang tua peserta. Efektivitas kegiatan dievaluasi melalui pre-test dan post-test pengetahuan orang tua. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 50,4 menjadi 79,9, dengan uji-t berpasangan menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (p<0,001) pada seluruh peserta. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua serta pendidik mengenai pentingnya gerak aktif, sehingga dapat menjadi dasar penguatan stimulasi motorik kasar anak secara berkelanjutan di lingkungan keluarga dan sekolah.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
Abusleme-Allimant, R., Hurtado-Almonacid, J., Reyes-Amigo, T., Yáñez-Sepúlveda, R., Cortés-Roco, G., Arroyo-Jofré, P., & Páez-Herrera, J. (2023). Effects of structured and unstructured physical activity on gross motor skills in preschool students to promote sustainability in the physical education classroom. Sustainability, 15(13), 10167.
Gallahue, D. L., & Ozmun, J. C. (2012). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (7th ed.). New York: McGraw-Hill.
Humaira, D., Sari, F., & Patimah, T. (2025). Edukasi dan pelatihan baby gym untuk stimulasi motorik kasar bayi usia 6–9 bulan. Health Community Service (HCS), 3(2), 47–49.
Logan, S. W., Robinson, L. E., Wilson, A. E., & Lucas, W. A. (2015). Getting the fundamentals of movement: A meta-analysis of the effectiveness of motor skill interventions in children. Child: Care, Health and Development, 41(2), 305–315.
Pica, R. (2014). Moving and learning across the curriculum: More than 300 activities and games to make learning fun. Boston: Cengage Learning.
Purwanti, A. (2025). Perkembangan motorik kasar anak usia dini melalui permainan aktivitas fisik: A literature review. Jurnal Pendidikan Dasar dan Aktifitas Jasmani, 4(2), 1–10.
Rini, R., & Fakhri Ilham, D. (2024). Perkembangan fisik motorik kasar dan motorik halus. Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 14(2), 155–173.
Timmons, B. W., Naylor, P. J., & Pfeiffer, K. A. (2012). Physical activity for preschool children—how much and how? Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism, 37(4), 773–792.
Wulaningtyas, E. S. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap perkembangan motorik anak usia balita di TK Dharma Wanita Desa Ringinsari Kediri. Jurnal EduNursing, 6(1), 45–50.
Zeng, N., Ayyub, M., Sun, H., Wen, X., Xiang, P., & Gao, Z. (2017). Effects of physical activity on motor skills and cognitive development in early childhood: A systematic review. BioMed Research International, 2017, 2760716.