Jurnal DORKES (Dedikasi Olahraga dan Kesehatan) berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan menjunjung tinggi etika publikasi ilmiah. Oleh karena itu, jurnal ini menerapkan kebijakan anti-plagiarisme yang ketat terhadap seluruh naskah yang diajukan.

1. Definisi Plagiarisme

Plagiarisme mencakup segala bentuk pengambilan ide, data, kalimat, atau karya orang lain tanpa mencantumkan sumber secara tepat, termasuk tetapi tidak terbatas pada:

  • Penyalinan langsung (copy-paste) tanpa sitasi,

  • Parafrase tanpa atribusi yang memadai,

  • Publikasi ganda (self-plagiarism),

  • Manipulasi sitasi dan duplikasi substansial karya sebelumnya.

2. Pemeriksaan Plagiarisme

Setiap naskah yang dikirimkan ke Jurnal DORKES akan diperiksa tingkat kemiripannya menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme sebelum memasuki proses peer review.

Batas toleransi tingkat kemiripan yang diterapkan adalah sebagai berikut:

  • Maksimal 20% tingkat kemiripan secara keseluruhan,

  • Maksimal 5% kemiripan dari satu sumber yang sama.

3. Tindakan terhadap Pelanggaran

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tingkat kemiripan melebihi batas toleransi atau terindikasi adanya plagiarisme, maka editor akan mengambil tindakan sebagai berikut:

  • Naskah dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki, atau

  • Naskah ditolak secara langsung, atau

  • Artikel yang telah diterbitkan akan ditarik kembali (retraction) apabila pelanggaran ditemukan setelah publikasi.

4. Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab penuh atas keaslian naskah yang dikirimkan. Penulis diwajibkan untuk:

  • Menjamin bahwa naskah merupakan karya asli,

  • Mencantumkan seluruh sumber rujukan secara benar,

  • Menghindari publikasi ganda dan duplikasi substansial.

5. Sanksi

Penulis yang terbukti melakukan plagiarisme dapat dikenakan sanksi berupa larangan pengiriman naskah ke Jurnal DORKES dalam jangka waktu tertentu dan pemberitahuan kepada institusi afiliasi penulis.