Evaluasi Pasca Pelatihan Pada Pelatihan Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Berbasis Tim (Tugsus) di Puskesmas Tahun 2024 Post-Training Evaluation of Team-Based Special Assignment (Tugsus) at Primary Health Centers in 2024

Isi Artikel Utama

Fauzi Rahman
Ani Anisah
Kania Prameswari

Abstrak

Indonesia menghadapi tantangan maldistribusi sumber daya manusia (SDM) kesehatan, khususnya di Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Untuk mengatasi ini, Kementerian Kesehatan menyelenggarakan program Penugasan Khusus (Tugsus) Tenaga Kesehatan Berbasis Tim, yang didukung oleh pelatihan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pasca pelatihan (EPP) tersebut, dengan fokus pada kesesuaian materi, penerapan materi di lapangan, dan dampak kehadiran tim Tugsus terhadap kinerja Puskesmas. Penelitian ini menerapkan desain evaluasi cross-sectional yang dilaksanakan dalam satu tahap pengumpulan data. Pendekatan yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan pada rentang waktu 28 April – 07 Mei 2025 melalui kuesioner daring yang diisi oleh 188 dan 240 alumni (Batch 27-29), 33 atasan, dan 59 rekan kerja. Hasil menunjukkan materi pelatihan memiliki kesesuaian sangat tinggi dengan kebutuhan aplikatif (rata-rata 91,31%) dan tingkat penerapan yang tinggi (rata-rata 94,33%). Penerapan tertinggi ditemukan pada materi soft skills seperti Coaching (98,40%) dan kegiatan rutin seperti Posyandu (99,47%), sementara materi yang bersifat sistemik misalnya Akreditasi Puskesmas (85,64%) lebih rendah. Kehadiran Tim Tugsus memberikan dampak positif signifikan, terutama dalam mengisi kekosongan profesi kesehatan yang kritis. Namun, teridentifikasi adanya kesenjangan antara materi ideal yang diajarkan dengan realitas implementasi di lapangan yang dipengaruhi oleh kendala struktural, seperti keterbatasan SDM dan sarana. Hasil evaluasi menunjukkan pelatihan ini membekali peserta dengan kompetensi yang relevan, namun optimalisasi dampak di masa depan menuntut adanya penguatan kapasitas sistem Puskesmas untuk menyerap inovasi, tidak hanya berfokus pada pembekalan individu.


Kata kunci: Evaluasi pasca pelatihan; Penugasan khusus tenaga kesehatan; Puskesmas.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
1.
Rahman F, Anisah A, Prameswari K. Evaluasi Pasca Pelatihan Pada Pelatihan Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Berbasis Tim (Tugsus) di Puskesmas Tahun 2024: Post-Training Evaluation of Team-Based Special Assignment (Tugsus) at Primary Health Centers in 2024. PharmaCine [Internet]. 30 September 2024 [dikutip 7 Mei 2026];6(2):52-66. Tersedia pada: https://jhs.unsika.ac.id/index.php/pharmac/article/view/13250
Bagian
Original Article

Referensi

Pemerintahan Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 16 Tentang Kesehatan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Utomo, A. P., & Tehupeiory, K. P. (2014). Evaluasi Pelatihan dengan Metode Kirkpatrick Analysis. Jurnal Telematika, 9(2).

Aryanti, T., Supriyono, & Ishaq, M. (2015). Evaluasi Program Pendidikan dan Pelatihan. Jurnal Pendidikan Nonformal, 10(1), 1–13.

Rusmulyani, K. (2015). Kajian Evaluasi Pasca-Pendidikan Dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Pada Badan Diklat Provinsi Bali. Jurnal Wacana Kinerja, 18(2), 262.

Widyastuti, U., & Purwana ES, D. (2015). Evaluasi Pelatihan (Training) Level II Berdasarkan Teori The Four Levels Kirkpatrick. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, 3(2). https://doi.org/10.21009/JPEB.003.2.1.

Nuraini, E., Hermawan, A., Hubeis, A. V., & Panjaitan, N. K. (2016). Kajian Evaluasi Pelatihan Program Pengembangan Manajemen. Jurnal Aplikasi Manajemen (JAM), 14(2). https://doi.org/10.18202/jam23026332.14.2.07.

World Health Organization. (2016). Global strategy on human resources for health: Workforce 2030. World Health Organization.

Efendi, F., Chen, Y. C., Kurniati, A., & Berliana, S. M. (2017). Retention of health workers in rural and remote areas in Indonesia: A systematic review. International Journal of Nursing Studies, 75, 48–55.

Mahendradhata, Y., Trisnantoro, L., Listyadewi, S., Soewondo, P., Marthias, T., Harimurti, P., & Prawira, J. (2017). The Republic of Indonesia health system review. World Health Organization.

Kementerian Kesehatan. (2018). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2018 Tentang Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan dalam Mendukung Program Nusantara Sehat. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nurhayati, Y. (2018). Penerapan Model Kirkpatrick Untuk Evaluasi Program Diklat Teknis Subtantif Materi Perencanaan Pembelajaran Di Wilayah Kerja Provinsi Kepulauan Riau. Andragogi Jurnal Diklat Teknis, VI(2), 77.

Rinaldo. (2018). Penguasaan Pendekatan Model Evaluasi Kirkpatrick dalam Mengevaluasi Pasca Diklat Kepemimpinan di Pusdiklat BPS Jakarta. Jurnal Medika, 04(01).

Suprapti, S., Hariyanto, T., Jaya, A. P., & Widyaningrum, K. (2018). Sistem Evaluasi Pasca Pelatihan di Rumah Sakit X Malang. Jurnal Dinamika Manajemen dan Bisnis, 1(2). https://doi.org/10.21009/JDMB.01.2.10.

Ritonga, R., Saepudin, A., & Wahyudin, U. (2019). Penerapan Model Evaluasi Kirkpatrick Empat Level Dalam Mengevaluasi Program Diklat Di Balai Besar Pelatihan Pertanian (Bbpp) Lembang. Jurnal Pendidikan Nonformal, 14(1), 12.

Akhmadi, A. (2020). Evaluasi Pelatihan Jarak Jauh dimasa Pandemi. Inovasi-Jurnal Diklat Keagamaan, 14(2), 136–144.

Fauzi, A. (2020). Evaluasi Pascapelatihan pada Kelompok Tani Hutan Pemegang Izin Perhutanan Sosial di Jawa Barat dan Jawa Tengah Tahun 2019. Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 289-296.

Kementerian Kesehatan. (2020). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 18. Rahman, M. A., Amarullah, R., & Hidayah, K.

Evaluasi Penerapan Model Pembelajaran E-Learning pada Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jurnal Borneo Administrator, 16(1), 101-116. https://doi.org/10.24258/jba.v16i1.656.

Hamzah, I. (2021). Evaluasi Pasca Pelatihan Dasar Golongan III Angkatan XXVIII dan XXIX Provinsi Gorontalo Tahun 2020. Jurnal SIAP (JSIAP) Media Pengembangan SDM Menuju Aparatur Bersinergi, Inovatif, Akuntabel, dan Profesional, III(2), 1-8.

Jumas, D., Ariani, V., & Asrini. (2021). Analisis Hubungan Efektifitas Pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Terhadap Level Kirkpatrick. Rang Teknik Journal, 4(1). https://doi.org/10.31869/rtj.v4i1.2093.

World Health Organization. (2021). COVID-19 and the health workforce: A scoping review. World Health Organization.

Kementerian Kesehatan. (2023). Kurikulum Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan di Puskesmas. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.