Survei Kemampuan Teknik Dasar Forehand Permainan Bulutangkis Pada Siswa Kelas XI Sma Negeri 4 Malang
Isi Artikel Utama
Abstrak
Studi ini bertujuan menggambarkan sejauh mana kemampuan teknik dasar pukulan forehand bulutangkis siswa kelas XI LGP SMA Negeri 4 Malang. Desain yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan seluruh siswa kelas XI LGP sebanyak 36 orang sebagai populasi sekaligus sampel melalui total sampling. Kemampuan pukulan forehand diukur memakai tes wall volley. Data dianalisis secara statistik deskriptif, meliputi rata-rata (mean), median, modus, simpangan baku (SD), dan persentase pada tiap kategori kemampuan. Hasilnya, 2 siswa (5,56%) tergolong Baik Sekali, 13 siswa (36,11%) Baik, 14 siswa (38,89%) Sedang, 7 siswa (19,44%) Kurang, dan tidak ada siswa (0,00%) pada kategori Kurang Sekali. Secara umum, kemampuan forehand siswa kelas XI LGP SMA Negeri 4 Malang termasuk kategori Sedang, dengan 14 siswa (38,89%) sebagai frekuensi terbanyak.
Unduhan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Referensi
Aksan, H. (2013). Mahir bulu tangkis. Nuansa Cendekia.
Aryanti, S., Victorian, A. R., & Yusfi, H. (2018). Pengembangan teknik pembelajaran servis forehand bulutangkis bagi siswa putra sekolah menengah atas. Sebatik, 22(2), 181–187. https://doi.org/10.46984/sebatik.v22i2.325
Bangun, S. Y. (2016). Peran pendidikan jasmani dan olahraga pada lembaga pendidikan di Indonesia. Publikasi Pendidikan, 6(3). https://doi.org/10.26858/publikan.v6i3.2270
Depdiknas. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003
Fahlevi, R. R., Padil, M. L., Almuhtadi, A. N., Moerara, D. W., & Gunawan, A. (2025). Latihan intensif tangan demi performa yang lebih maksimal pada olahraga badminton. Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER), 5(1), 76–83. https://doi.org/10.35706/joker.v5i1.13392
Handayani, W. (2018). Hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan dengan ketepatan hasil servis forehand dalam permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Kayuagung. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 16(2), 256–266. https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2052
Hanif, A. F., Nasution, N. S., & Nurwansyah, R. (2023). Pengaruh metode drill terhadap hasil pukulan forehand overhead lob bulutangkis ekstrakurikuler siswa SMPN 3 Babakancikao. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(1), 47–53. https://doi.org/10.31539/jpjo.v7i1.6858
Hasyim. (2025). Analisis kemampuan forehand smash dalam permainan bulutangkis pada siswa SMA Negeri 19 Makassar. Jurnal Dunia Pendidikan, 6(4), 1165–1173. https://doi.org/10.55081/jurdip.v6i4.5311
Hasyim, & Saharullah. (2022). Olahraga bulu tangkis. Badan Penerbit UNM.
Kemendikbud. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan menengah. Kemendikbudristek.
Maghfira, M., Saman, & Jalil, R. (2025). Survei minat siswa terhadap olahraga bulutangkis. Jurnal Porkes, 8(1), 443–455. https://doi.org/10.29408/porkes.v8i1.29370
Nugroho, S. (2020). Perkembangan olahraga bulutangkis (T. H. Karyono, Ed.). Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.
Permendikbud. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/281847/permendikbudriset-no-12-tahun-2024
Setyawati, A., Januarto, O., & Kurniawan, R. (2022). Upaya meningkatkan keterampilan pukulan forehand smash bulutangkis menggunakan metode drill variasi bagi atlet PB. Malang Badminton Club Kota Malang. Sport Science and Health, 4(2), 119–130. https://doi.org/10.17977/um062v4i22022p119-130
Subarkah, A., & Marani, I. N. (2020). Analisis teknik dasar pukulan dalam permainan bulutangkis. Jurnal MensSana, 5(2), 106–114. https://doi.org/10.24036/MensSana.050220.02
Sudijono, A. (2011). Pengantar statistika pendidikan. Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suwardi, Badaru, B., Yusnadi, & Asri B, M. (2025). Analisis hasil belajar permainan bulu tangkis pada pembelajaran PJOK siswa kelas VIII SMP Negeri Satap Tandassura. SPORTIVE: Journal of Physical Education, Sport and Recreation, 9(1), 89–100. https://doi.org/10.26858/sportive.v9i1.70335
Tantri, A., & Mashud. (2023). Tes dan pengukuran cabang olahraga. Media Publikasi Kita.
Telaumbanua, R., Hidayat, Y., & Rahmat, A. (2025). Efektivitas media audio visual dalam pembelajaran bulutangkis: Systematic literature review. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 6(1), 21–34. https://doi.org/10.46838/spr.v6i1.696
Utami, N., Alilah, A., Nasution, D. S., Butar-Butar, A. S., & Mawardinur. (2026). Analisis kemampuan pukulan forehand bulutangkis pada mahasiswa PJKR D 23 Universitas Negeri Medan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 7816–7819. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.37593