Pengaruh Stretching Statis dan Dinamis terhadap Nyeri Leher Remaja Putri

Isi Artikel Utama

Anggita Ghina Safitri
Fiqi Widyawati
Young Ari Kusworo
Azizah Rahmawati

Abstrak

Latar Belakang: Nyeri leher merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dialami remaja putri akibat penggunaan gadget dalam waktu lama, postur tubuh buruk, serta rendahnya aktivitas fisik. Penanganan non-farmakologis seperti stretching perlu dikembangkan sebagai alternatif intervensi yang mudah dan amanTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stretching statis dan stretching dinamis terhadap nyeri leher pada remaja putri serta membandingkan efektivitas kedua metode tersebut. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest two group design. Sampel berjumlah 34 remaja putri usia 10-19 tahun yang mengalami nyeri leher, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok stretching statis (n=17) dan kelompok stretching dinamis (n=17). Intervensi diberikan 3 kali seminggu selama 1 bulan (total 12 kali pertemuan). Pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon  dan Mann-WhitneyHasil: Uji Wilcoxon  menunjukkan kedua kelompok mengalami penurunan nyeri yang signifikan (p=0,000). Pada kelompok stretching statis, rata-rata skor nyeri menurun dari 4,76 menjadi 0,53 dengan tingkat kesembuhan total 76,5%. Pada kelompok stretching dinamis, rata-rata skor nyeri menurun dari 4,71 menjadi 1,06 dengan tingkat kesembuhan total 52,9%. Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p=0,133 > 0,05). Kesimpulan: Stretching statis dan dinamis sama-sama efektif menurunkan nyeri leher pada remaja putri. Stretching statis cenderung memberikan hasil klinis yang lebih unggul dan direkomendasikan sebagai intervensi pilihan utama.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ghina Safitri, A., Widyawati, F., Kusworo, Y. A., & Rahmawati, A. (2026). Pengaruh Stretching Statis dan Dinamis terhadap Nyeri Leher Remaja Putri. Jurnal Olahraga Kebugaran Dan Rehabilitasi (JOKER), 6(1), 140–146. https://doi.org/10.35706/joker.v6i1.13571
Bagian
Artikel

Referensi

Agustina. (2025). SOCIETY : Jurnal Pengabdian Masyarakat , SOCIETY : Jurnal Pengabdian Masyarakat ,. SOCIETY: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 513–520. https://manggalajournal.org/index.php/BESIRU/article/view/1416/1695

Amini, F. N., Ghufroni, A., & Haritsa, N. F. (2025). Pengaruh Pemberian Static Stretching Terhadap The Effect Of Static Stretching On pain Reduction. Jurnal Nasional Fisioterapi, 3.1, 23–32. https://jurnalfisio.com

Aulia, R. A., Faidullah, H. Z., & Nurhayati, U. A. (2025). Hubungan Physical Activity, Kurva Neck dan Tingkat Stres terhadap Neck Pain pada Mahasiswa Yogyakarta. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(4), 2962–2973. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i4.1592

Darmawan, et all. (2022). Prevalensi Nyeri Leher Terkait Kinerja dan Faktor Resikonya Pada Pegawai di RS Mitra Keluarga Surabaya. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(1), 1–6., 7 (1), 1–6. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM

Firnadi, J. A. H., D. (2022). Hubungan Postur Kerja dengan Kejadian Nyeri Leher pada Pembatik di Kampung Batik Laweyan Surakarta. National Journal of Occupational Health and Safety, 2(2). https://doi.org/10.59230/njohs.v2i2.5627