Tingkat Kepercayaan Diri Atlet BK Karate Karawang

Isi Artikel Utama

Ilaika Al Quratu Aini
Muhamad Abbas
Berlian Agatha Silalahi
Moh. Supriyadi
Aprillia Wulan Utari
Rezka Masturah
Vismaia Nur Fitriani
Mohamad Rifky Anugrah Pratama

Abstrak

Kepercayaan diri merupakan salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam menunjang performa atlet, khususnya pada cabang olahraga bela diri seperti karate yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan emosional secara optimal. Atlet dengan tingkat kepercayaan diri yang baik cenderung mampu mengontrol emosi, mengambil keputusan dengan tepat, serta menampilkan performa terbaik saat latihan maupun pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri atlet karate BK Karawang berdasarkan hasil observasi dan pengisian instrumen psikologis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah delapan atlet karate BK Karawang, yang terdiri dari empat atlet yang lolos seleksi BK (dua atlet laki-laki dan dua atlet perempuan) serta empat atlet lainnya sebagai pembanding. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan pengisian angket kepercayaan diri yang terdiri dari 15 butir pernyataan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS, meliputi nilai rata-rata (mean), standar deviasi, nilai minimum, dan nilai maksimum pada setiap item pernyataan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum atlet karate BK Karawang memiliki tingkat kepercayaan diri yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Atlet yang lolos seleksi BK cenderung menunjukkan nilai rata-rata kepercayaan diri yang lebih baik dibandingkan atlet yang belum lolos, baik pada aspek keyakinan terhadap kemampuan diri, ketenangan dalam menghadapi tekanan, maupun keberanian dalam mengambil keputusan saat bertanding. Meskipun demikian, masih ditemukan variasi tingkat kepercayaan diri antarindividu yang dipengaruhi oleh faktor pengalaman bertanding, dukungan lingkungan, dan kesiapan mental. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri merupakan aspek psikologis yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam pembinaan atlet karate. Diperlukan program latihan mental yang terstruktur dan berkelanjutan agar kepercayaan diri atlet dapat terus ditingkatkan sehingga mampu menunjang pencapaian prestasi secara optimal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Aini, I. A. Q., Abbas, M., Silalahi, B. A., Supriyadi, M., Utari, A. W., Masturah, R., … Pratama, M. R. A. (2025). Tingkat Kepercayaan Diri Atlet BK Karate Karawang. Jurnal Olahraga Kebugaran Dan Rehabilitasi (JOKER), 5(2), 156–162. https://doi.org/10.35706/joker.v5i2.13517
Bagian
Artikel

Referensi

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W. H. Freeman.

Bandura, A. (2006). Guide for constructing self-efficacy scales. In F. Pajares & T. Urdan (Eds.), Self-efficacy beliefs of adolescents (pp. 307–337). Greenwich, CT: Information Age Publishing.

Bita, F. Y. (n.d.). Pengaruh Profitabilitas Likuiditas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan.

Cahyani, N. T., & Siswati, S. (2020). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Kontrol Diri Pada Remaja Pria Atlet Sepak Bola Di Kota Pati. Jurnal

Cahyani, R. A., & Siswati. (2020). Hubungan kepercayaan diri dengan kecemasan bertanding pada atlet karate. Jurnal Psikologi, 15(2), 123–134.

EMPATI, 9(5), 423–430. https://doi.org/10.14710/empati.2020.29267

Feltz, D. L. (1988). Self-confidence and sports performance. Exercise and Sport Sciences Reviews, 16, 423–458.

Feltz, D. L., Short, S. E., & Sullivan, P. J. (2008). Self-efficacy in sport. Champaign, IL: Human Kinetics.

Grova, A., Putra, R. P., & Nugroho, S. (2024). Tingkat kepercayaan diri atlet futsal profesional ditinjau dari performa kompetitif. Jurnal Keolahragaan, 12(1), 45–56.

Grova, R. S., Zaky, M., & Hamidi, A. (2024). Korelasi Antara Kepercayaan Diri Dan Performa Puncak Pada Atlet Futsal Profesional. 4.

Gucciardi, D. F., Gordon, S., & Dimmock, J. A. (2009). Evaluation of a mental toughness training program for youth-aged Australian footballers. Journal of Applied Sport Psychology, 21(3), 307–323.

Hays, K., Thomas, O., Maynard, I., & Bawden, M. (2009). The role of confidence in world-class sport performance. Journal of Sports Sciences, 27(11), 1185–1199. https://doi.org/10.1080/02640410903089798

Hays, K., Thomas, O., Maynard, I., & Bawden, M. (2009). The role of confidence in world-class sport performance. Journal of Sports Sciences, 27(11), 1185–1199.

Juriana, & Tahki, K. (2017). Efikasi diri dan hubungannya dengan performa atlet pada olahraga kompetitif. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 9(2), 89–98.

Juriana, J., & Tahki, K. (2017). Peran Pelatihan Mental Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Atlet Renang Sekolah Ragunan. JOSSAE : Journal of Sport Science and Education, 2(1), 9. https://doi.org/10.26740/jossae.v2n1.p9-14

Lane, A. M., Jones, L., & Stevens, M. J. (2002). Coping with failure: The effects of self-esteem and coping on changes in self-efficacy. Journal of Sport Behavior, 25(4), 331–345.

Machida, M., Otten, M., Magyar, T. M., Vealey, R. S., & Ward, R. M. (2017). Examining multidimensional sport-confidence in athletes and non-athlete sport performers. Journal of Sports Sciences, 35(5), 410–418.

Nasution, F. H., Jailani, M. S., & Junaidi, R. (n.d.). Kombinasi (Mixed-Methods) Dalam Praktis Penelitian Ilmiah.

Oleh, D., & Maryati, I. (2008). Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dan Keyakinan Diri (Self-Efficacy) Dengan Kreativitas Pada Siswa Akselerasi.

Oleh, M., & Maryati, S. (2008). Konsep efikasi diri dalam pembelajaran dan olahraga. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(1), 45–53.

Rasyid, A. F., & Rambey, I. R. (2024). Efikasi Diri dan Kecemasan Kompetitif: Perbedaan Atlet Individu dan Atlet Bertim. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 5(3), 389. https://doi.org/10.24014/pib.v5i3.27632

Rasyid, M., & Rambey, R. (2024). Karakteristik psikologis atlet dalam kesiapan menghadapi kompetisi. Jurnal Psikologi Olahraga Indonesia, 3(1), 1–12.

Robazza, C., Pellizzari, M., & Hanin, Y. L. (2004). Emotion self-regulation and athletic performance. Journal of Sports Sciences, 22(6), 531–544.

Sheard, M., Golby, J., & van Wersch, A. (2009). Progress toward construct validation of the Sports Mental Toughness Questionnaire (SMTQ). European Journal of Psychological Assessment, 25(3), 186–193.

Thelwell, R. C., Greenlees, I. A., & Weston, N. J. V. (2006). Using psychological skills training to develop soccer performance. Journal of Applied Sport Psychology, 18(3), 254–270.

Vealey, R. S. (1986). Conceptualization of sport-confidence and competitive orientation. Journal of Sport Psychology, 8(3), 221–246.

Vealey, R. S., & Chase, M. A. (2008). Self-confidence in sport. In T. S. Horn (Ed.), Advances in sport psychology (3rd ed., pp. 65–97). Champaign, IL: Human Kinetics.

Weinberg, R. S., & Gould, D. (2019). Foundations of sport and exercise psychology (7th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Zinsser, N., Bunker, L., & Williams, J. M. (2010). Cognitive techniques for building confidence and enhancing performance. In J. M. Williams (Ed.), Applied sport psychology: Personal growth to peak performance (6th ed., pp. 305–335). New York: McGraw-Hill

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.